MONITORING DAN EVALUASI TENTANG KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PERAJIN BATIK TULIS DI BATIK BROTOSENO KECAMATAN MASARAN SRAGEN
ABSTRAK
Vitri Widyaningsih. 2009. MONITORING DAN EVALUASI TENTANG KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PERAJIN BATIK TULIS DI BATIK BROTOSENO KECAMATAN MASARAN SRAGEN.
Keluhan musculoskeletal (Musculoskeletal Disorder –MSD) merupakan keluhan yang sering dialami oleh pekerja. Keluhan ini diakibatkan oleh banyak factor antara lain usia, beban kerja, dan sikap kerja atau posisi ergonmis saat bekerja. Perajin batik melakukan aktivitasnya dalam posisi duduk dalam jangka waktu yang lama, dengna posisi statis dan kadang posisi awkward (tidak nyaman) sehingga rentan mengalami keluhan musculoskeletal. Untuk itulah dilakukan upaya untuk mengurangi keluhan musculoskeletal yang dialami pekerja dengan mengadakan penyuluhan dan edukasi tentang sikap kerja.
Kegiatan pengabdian ini merupakan follow up dari kegiatan penyuluhan dan assessment yang telah dilakukan sebelumnya. Dari assessment didapatkan hasil bahwa dari 15 responden yang disurvei semuanya mengalami keluhan musculoskeletal, dan setelah dilakukan observasi ternyata pekerja tersebut melakukan sikap kerja yang salah dengan membungkuk, miring, posisi berdekatan antar pekerja sehingga tidak memungkinkan posisi yang nyaman saat bekerja. Telah dilakukan penyuluhan kepada pekerja pada bulan Desember 2009. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi keluhan musculoskeletal yang dialami pekerja dan mengobservasi sikap kerja pekerja setelah penyuluhan dilakukan, termasuk mengevaluasi hasil advokasi yang telah dilakukan kepada pengusaha untuk memberikan ruangan kerja yang lebih nyaman untuk pekerja.
Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan observasi dan pemberian kuesioner tentang keluhan musculoskeletal yang dialami serta observasi sikap kerja yang dilakukan oleh pekerja, Pengabdian dilakukan di Pabrik Brotoseno, Kecamatan Masaran, Sragen.
Kata kunci : Musculoskeletal Disorder(MSD), perajin batik, sikap kerja